Yuk Ajari Anak-anak Agar Minta Ijin Terlebih Dahulu Ketika Masuk Kamar OrangTuanya!

153
Yuk Ajari Anak-anak Agar Minta Ijin Terlebih Dahulu Ketika Masuk Kamar OrangTuanyaaaa

Salam Sahabat TabloidUmmi.com, Yuk Ajari Anak-anak Agar Minta Ijin Terlebih Dahulu Ketika Masuk Kamar OrangTuanya! pada kesempatan kali ini saya akan berbagi kepada anda tentang pentingnya mengajarkan anak anak kita untuk meminta izin terlebih dahulu ketika beranjak masuk ke kamar orang tuanya.   Kenapa ini sangat penting? Ya, inilah sebuah pendidikan akhlak yang sangat perlu sekali kita bangun didalam rumah kita. Diharapkan rumah yang kita tempati menjadi Surga Dunia untuk persinggahan diri sendiri dan keluarga tercinta.

Ajarkan Anak anak Agar Minta izin terlebih dahulu sebelum masuk kamar orang tuanya. Allah swt menginginkan supaya keluarga beberapa orang beriman membawa keberkahan tidak saja untuk anggotanya namun juga untuk orang yang lain. Agar keluarga Mukmin membawa arti untuk kehidupan, Allah swt mengajarkan akhlak mulia yang perlu diawali dari dalam tempat tinggal. Yang disebut dengan akhlak mulia yakni adab minta izin tiap-tiap juga akan masuk kamar anggota keluarga yang beda. Subhanallah, kelihatannya sederhana, namun malah dari sini tiga hal perlu juga akan terbangun ; pertama, hidupnya perasaan peka pada pelanggaran ketentuan. Kalau meskipun didalam tempat tinggal sendiri, dengan orang-tua, atau kerabat dekat, bukanlah bermakna bebas sebebasnya. Masih tetap ada batasan yang perlu dijaga.

Ke-2, terjaganya kehormatan. Islam bukanlah sebatas ketentuan hidup jasmaniah, tetapi juga ketentuan moral untuk melindungi kehormatan manusia. Ini bedanya Islam dengan ketentuan yang di buat manusia biasanya. Di Barat, kehidupan dapat disebutkan teratur, bersih, serta disiplin. Namun mereka tidak miliki ketentuan akhlaqiyah. Untuk mereka, tidak jadi masalah buka aurat dimana saja, bahkan juga lakukan zina di beberapa tempat terbuka.

Ke-3, terbangunnya rasa malu. Berikut yang melindungi akhlak mulia. Manusia disebutkan manusia saat masih tetap memiliki rasa malu. Saat rasa malu telah tidak ada, jadi yang tersisa cuma fisiknya, sesaat inti kemanusiaannya telah beralih jadi binatang. Islam di turunkan untuk melindungi manusia serta kemanusiaannya.

Dalam ayat ini Allah mengatakan dua anggota keluarga yang perlu minta izin. Pertama, budak, baik lelaki ataupun perempuan. Berarti, dalam Islambudakdianggap anggota keluarga. Dengan beragam langkah, Islam berupaya meminimalisasi perbudakan. Salah satunya dengan menyarankan supaya memerdekakan mereka atau mungkin dengan jadikan aksi memerdekakan budak jadi tebusan atau penghapus dosa. Namun ketentuan tentang budak masih tetap ada. Sebab, mungkin saja, di hari esok manusia memberlakukan kembali beberapa cara perbudakan. Kalau itu berlangsung, Islam telah miliki ketentuannya. Termasuk juga ketentuan bagaimana memperlakukan budak dalam kehidupan berumah tangga. Mengenai pembantu bukanlah anggota tetaplah keluarga, tetapi cuma sekali saat gabung dalam keluarga, sesuai sama kontrak kerja. Lain dengan budak yang seutuhnya di tangan majikannya.

Ke-2, anak-anak yang belum juga baligh. Anak-anak juga akan belajar dari apa yang umum dia saksikan didalam tempat tinggal. Apabila mereka seringkali lihat aurat orangtuanya mulai sejak sebelumnya baligh, mereka juga akan lakukan hal yang sama sesudah baligh. Allah swt menginginkan supaya anak-anak tumbuh dalam lingkungan yang mulia. Hingga nantinya sesudah baligh, mereka juga juga akan berakhlak mulia. Berikut rahasia kenapa anak-anak itu di beri pelajaran supaya senantiasa minta izin setiap saat juga akan masuk ke kamar orang yang lain. Dari sini anak juga akan belajar membuat rasa malu dalam dianya.

Dalam perintah minta izin liyasta’zdinkum pada ayat diatas ada huruf lam. Tujuannya lam al-amri (lam perintah). Maksud perintah itu yaitu supaya beberapa orang-tua mengajarkan semuanya anggota keluarga supaya ikuti ketentuan itu. Namun pada intinya perintah itu untuk budakdan anak-anak sebagai anggota rumah tangga. Bila anak-anak itu belum juga memahami, jadi pekerjaan orang dewasa untuk mengajarkannya. Seperti dalam hadits Nabi saw, “Suruhlah anak-anakmu untuk menegakkan shalat pada umur tujuh th. serta pukullah bila tidak ingin shalat pada umur sepuluh th., ” (HR Abu Dawud).

Jadi, pada intinya anak-anak yang belum juga baligh tidak yang termasuk juga memperoleh taklifatau pembebanan. Namun yang memperoleh taklif yaitu orang-tua mereka untuk mengajarkan norma itu jadi pendidikan hingga mereka nantinya memiliki akhlak serta rutinitas yang baik. Dengan pembiasaan ini, orang-tua lebih gampang menuntun anak bila sudahdewasa.

Allah swt berfirman. “…tiga kali (dalam sehari) yakni : sebelumnya shalat Subuh, saat kamu menanggalkan baju (luar) mu di dalam hari serta setelah shalat Isya’. (Itulah) tiga aurat untuk kamu, ” (QS An-Nur 24 : 58). Berdasar pada ayat ini terang kalau ada tiga saat yang begitu peka dimana orang-tua umumnya tengah dalam keadaan enjoy, melonggarkan baju, baik tengah lakukan jalinan suamiistri atau tengah tidur.

Umumnya tiap-tiap orang terasa bebas buka baju didalam tempat tinggalnya, terutama di kamarnya sendiri. Seperti seseorang anak terasa bebas keluar-masuk kamar orangtuanya, saudaranya, serta beda sebagainya. Karena itu Allah swt mengajarkan supaya minimaldalam tiga saat ini siapa saja dari keluarga paling dekat sebaiknya minta izin. Tujuannya, minta izin dengan mengetuk pintu serta mengatakan salam saat masuk kamar. Mengenai ke-3 saat itu yaitu sebelumnya shalatSubuh, saat menanggalkan baju luar di dalam hari, serta setelah shalat Isya’.

Sekian yang bisa kami bagi kabar untuk anda semua, semoga memberi manfaat dan Berkah untuk keluarga Anda sehingga terwujudulah keluarga yang sakinah, mawaddah dan warohmah. Amin.

Penulis – Ummi Sa’adah

Paling Banyak Di Cari:

-adab masuk kamar orang lain-adab memasuki kamar orang lain-ahlak islam masuk kamar anggota lain-Adap masuk kamar tidur dewasa-kata mutiara islam meminta izin-