2 Jangan Bersedih Ketika ditanya Orang-orang Soal Kapan Kamu Menikah

Jangan Bersedih, Ketika ditanya Orang-orang Soal “Kapan Kamu Menikah?”

Posted on

Hai Sahabat Tabloid Ummi, Jangan Bersedih, Ketika ditanya Orang-orang Soal “Kapan Kamu Menikah?” Rasanya kebayang gak sih… disaat kita umur sudah ada tapi masih jomblo…  Hah, Stop kamu jangan bersedih hati. Beberapa orang terasa sedih karna ia tidak kunjung temukan pasangan hidupnya serta belum juga dapat cepat-cepat naik ke pelaminan. Terlebih bila diundang ke acara pernikahan rekan atau bekas pacar, rasa sedih itu tentu semakin menyayat hati. Namun tahukah kamu nyatanya orang Indonesia yang belum juga menikah termasuk paling bahagia!

Sabar ya Sahabatku, Jangan Bersedih, Ketika ditanya Orang-orang Soal “Kapan Kamu Menikah?”

Janganlah bersedih saat di tanya selalu kapan menikah. Janganlah bimbang saat di tanya nyaris setiap waktu kapan miliki anak serta kenapa belum juga bisa momongan. Janganlah risih saat beberapa orang lebih sukai ajukan pertanyaan hal yang belum juga kita punyai atau kerjakan atau tengah kita upayakan dari pada mengapresiasi apa yang telah kita raih. Karna sebenarnya, umumnya orang memanglah lebih sukai ajukan pertanyaan yang tidak ada dari pada yang telah ada, rata-rata orang memanglah kurang dapat menghormati usaha orang yang lain.




Hal semacam ini tersingkap berdasar pada laporan dari Tubuh Pusat Statistik (BPS) yang mempelajari respondennya berdasar pada status perkawinan. Responden yang belum juga menikah mempunyai indeks kebahagiaan 68, 74 sedang yang belum juga menikah mempunyai indeks kebahagiaan 68, 77 – tambah lebih tinggi dibanding yang telah menikah! Ini bukanlah tanpa ada argumen, menurut ketua BPS Suryamin menyebutkan orang Indonesia yang belum juga menikah relatif belum juga pikirkan apa pun serta seakan tak ada beban fikiran.

Terkecuali mempelajari indeks kebahagiaan orang yang belum juga menikah serta telah menikah, BPS juga mempelajari responden yang berstatus cerai hidup tidak bahagia serta cerai mati. Akhirnya tunjukkan responden yang berstatus cerai mati mempunyai indeks kebahagiaan 65, 80 sedang yang cerai hidup tidak bahagia mempunyai indeks kebahagiaan 65, 04. Dikatakan sebagai cerai hidup tidak bahagia yaitu karna responden ini cerai dengan pasangan yang masih tetap keduanya sama hidup serta masih tetap lihat bekas pasangannya hingga responden jadi tidak bahagia, demikianlah keterangan dari Suryamin.

Beberapa orang yang sekian sejatinya tidak bahagia dengan kehidupan mereka sendiri. Bila bahagia, mengapa berkemauan membuat orang yang lain bimbang dengan pertanyaan-pertanyaan yang sesungguhnya telah ia kenali jawabannya. Orang yg tidak senang dengan dianya memanglah sesuai sama itu. That’s why, mereka berupaya mencari celah kekurangan orang yang lain untuk menghibur diri. Kasihan, bukanlah.

Jadi, menyikapi beberapa hal seperti itu cuma juga akan membuat capek hati. Tetap sabar ya…., Jangan Bersedih, Ketika ditanya Orang-orang Soal “Kapan Kamu Menikah?”

Bila toh selanjutnya kita telah menikah sesudah demikian lama menanti, pertanyaan kelanjutan juga juga akan keluar, ” Kapan miliki anak? ” Serta, bila juga selanjutnya telah miliki momongan sesudah demikian lama menunggu, komentar yang lain juga juga akan ada, ” Kok tidak lahiran normal? “

Di waktu belum juga menikah di tanya kapan menikah. Waktu telah menikah di tanya kapan miliki anak. Serta waktu telah miliki anak di tanya mengapa begini demikian anu. Serta, setelah itu.

Lelah ya bila nuruti komentar beberapa orang ” rewel ” dengan kata lain tidak bahagia dengan kehidupan mereka sendiri. Jadi, langkah menyikapi yang terbaik yaitu dengan tidak memasukkannya kedalam hati, selalu saja berupaya tidak ada tendensi apa-apa.

Yang bahagia sejatinya akan tidak mengorek kekurangan orang yang lain karna dianya juga belum juga prima. Yang betul-betul bahagia juga akan memberi jalan keluar serta tidak cuma ajukan pertanyaan untuk menjatuhkan mental untuk menambah keyakinan diri. Tidak. Tidak sesuai sama itu. Yang hatinya damai akan tidak sesuai sama itu. Jadi, tidak usah nuruti komentar beberapa orang yang dengan dianya saja masih tetap bimbang.

Untuk Anda yang saat ini berumur kepala 3 serta masih tetap nikmati hidup dalam kesendirian, tentu telah muak mendengar banyak nada yang menyebutkan kalau Anda sangat bebrapa tentukan. Ya, label ” pemilih ” apabila diperuntukkan pada perempuan bak momok yang memojokkan.

Bila dilarang pilih, lantas kenapa orang-tua senantiasa mengingatkan, sebelumnya menikah mesti tahu dahulu bibit bebet bobot sang calon suami? Tidakkah begitu, berarti perempuan tidak bisa asal-asalan tentukan pasangan?

Terus apa yang yang Harus saya Lakukan?

Buang rasa menyesal

Tak ada yang aneh serta salah dengan status belum juga menikah pada umur 30-an. Anda yaitu seseorang perempuan yang mempunyai maksud serta prioritas, janganlah terasa bersalah karna Anda memprioritaskan perolehan harapan daripada hal-hal lain dalam kehidupan. Anda mesti bangga dapat mencapai semuanya waktu umur memijak angka 30!

Cintai sendiri serta nikmatilah hidup pada saat dapat. Anggap semuanya pilihan hidup Anda, baik atau jelek, jadi suatu hal yang pantas disyukuri, bukanlah yang perlu disesali. Ini yaitu waktu paling prima dalam nikmati hidup karna Anda sudah mengerti tanggung jawab serta resiko dalam kehidupan.

Lupakan belahan jiwa serta dongeng pangeran berkuda

Maaf, bila mesti menghancurkan mimpi Anda, sebenarnya didunia ini tak ada pria prima. Walau demikian, bukanlah bermakna tak ada pria yang berkwalitas diluar sana. Buka mata Anda serta hadapi kenyataan, pertimbangkanlah kwalitas seperti apa yang Anda kehendaki pada pria. Lantas, kerucutkan sekali lagi, salah satunya mana yang lebih perlu. Oleh karena itu, janganlah terasa kurang percaya diri hingga mesti turunkan standard, namun bukanlah bermakna Anda jadi menginginkan yang tidak mungkin. Dasarnya, realistis!

Sayangi pekerjaan Anda

Yaitu hal yang umum bila seseorang karyawan alami hari yang menjengkelkan di kantor. Tetapi, apabila Anda merasakannya sepanjang lima th. bekerja, apakah Anda hilang ingatan? Selekasnya keluar, serta aktualisasikan diri dengan menguber karir yang Anda sukai.

Waktu ada suatu hal yang membuat Anda selalu bersedih serta putus harapan, ini tanda untuk lakukan perubahan. Tambah baik jadi perempuan pemilih dibanding perempuan bodoh.

Sebelumnya lamaran datang, bersenang-senanglah

Saat dekat dengan sebagian pria, Anda mesti pandai membagi perhatian, yakinkan semua memperoleh jumlah yang sama. Ketentuan solid tidak mungkin saja Anda capai, apabila Anda tidak dapat berfikir jernih. Umpamanya, Anda tengah dekat kembali dengan bekas, serta ia mengajak Anda berjumpa. Namun, nyatanya bertepatan dengan janji melihat band rekan tunangan Anda. Undang saja si bekas untuk melihat disana, Anda tidak butuh berbohong pada siapa juga, katakan ke bekas kalau Anda akan tiba dengan sang tunangan. Yang perlu janganlah membohongi siapa juga.

Pilih itu butuh serta tidak buruk

Ketentuan pilih bukanlah bermakna Anda jadi mempunyai batas, tetapi cuma merubah ketentuan main saja. Oleh karena itu, pastikan semua yang Anda sukai serta dapat, apa kota yang juga akan Anda kunjungi, ke mana perjalanan karir Anda setelah itu, serta siapa yang Anda kehendaki jadi suami. Sebab, kehidupan sesudah pernikahan juga juga akan menghadapkan Anda pada pilihan-pilihan yang lain, seperti tempat tempat tinggal, jumlah anak, dsb.




Jadi kamu yang belum juga menikah janganlah cemas tidak bahagia nikmatilah hidupmu pada saat masih tetap single. Selalu semangat berupaya. Allah pastinya akan memberi yang paling baik di saat waktu yang tepat. Aamiin.

Penulis – Tris Sa’adah